SAKURA Japanese Learning Center, Bekasi dan Karawang

Home » neurologi

Category Archives: neurologi

Advertisements

Saatnya SEHAT!

Alhamdulillah ada libur 4 hari, saya akan coba untuk memanfaatkan secara maksimal..
Refreshing, berlibur bersama anak-anak..membaca, menulis..dan olahraga:)

Akhir-akhir ini saya sudah mulai bisa `action`untuk mencapai target pribadi “2011 SEHAT”.
2 minggu sekali, futsal dengan rekan kerja:).
Konsumsi obat-obat herbal secara rutin, salah satunya adalah penyembuh segala penyakit kecuali kematian yaitu Habatussauda, selain itu juga konsumsi sari kurma, supplier energi yang luar biasa.
Makan teratur, tidur teratur..dan olahraga kecil lainnya.
Juga tidak kalah pentingnya, tetap jaga kesehatan otak, isi dengan supply ilmu yang bermanfaat..jangan biarkan sel-sel neuron anda mati karena memang jarang digunakan.

Bagi saya, kesehatan sudah terasa begitu penting..seharusnya begitu juga dengan anda kan?
Apabila sakit, tidak hanya merepotkan diri sendiri, bisa jadi akan merepotkan orang lain.
Juga akan membuat orang yang kita sayangi jadi khawatir…

健康第一
Healthy first

Utamakan kesehatan..mari bersama-sama “2011 SEHAT!!”

Gagat sukmono
Bekasi, 14 mei 2011

Advertisements

21 Best Tips to make Best Presentation


o5.com
1. Membuat alur materi dengan baik ( background-isi-kesimpulan).
2. Membuat slide/tampilan materi dengan rapi.
3. Tidak memasukkan banyak tulisan.
4. Memperjelas poin-poin penting yang akan disampaikan (garis tebal, pewarnaan,dll).
5. Urutan yang jelas (memberi nomor, dll).
6. Meletakan posisi materi di slide secara balance.
7. Kombinasi warna yang tepat.
8. Hindari pewarnaan yang terlalu menyakitkan mata.
9. Mudah dibaca, dengan menggunakan font yang sesuai isi materi.
10. Memasukkan animasi/animasi pergerakan atau pergantian slide yang tepat.
11. Tidak menggunakan animasi berlebihan.
12. Menggunakan animasi yang halus.
13. Menyampaikan dengan suara yang dapat terdengar jelas oleh pendengar.
14. Memberikan penekanan-penekanan intonasi pada poin-poin penting.
15. Tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.
16. Menunjuk dengan pointer atau stik dengan tepat pada bagian yang kita sampaikan.
17. Menghadap audiens.
18. Posisi berdiri yang tepat, tidak menutupi layar atau tidak terlalu jauh.
19. Hindari penjelasan yang bertele-tele, hemat kata tepat sasaran.
20. Menjelaskan sesuai urutan dan dengan bahasa yang disesuaikan terhadap audiens.
21. Simulasikan dengan baik apa yang akan anda sampaikan dan berlatihlah.

Dan jangan lupa berdo’aJ

Gagat sukmono

`Ngeblog`memang bikin cerdas!!

Saya punya apresiasi yang tinggi untuk para blogger yang mampu mengukir karya tulisnya secara kontinyu..
Kemampuan itu menunjukan kecerdasan yang tinggi, apalagi kalau contentsnya adalah sesuatu yang punya nilai tinggi, punya manfaat.

Semoga para blogger pada baca artikel ini, soalnya saya mau nanya nih..
Adakah kesamaan dengan saya ketika mengawali aktivitas blogging.

1. Awalnya bingung apa yang mau ditulis
2. Di tengah2 juga bingung, apa yang mau ditulis
3. sering punya banyak ide dan banyak pengalaman, tetapi buntu untuk mengekspresikan dalam bentuk tulisan
4. Ketika rasa bingung menentukan bahan tulisan sudah memuncak, akhirnya jadi males.
5. Awalnya merasa ga pede
6. Awalnya setelah posting dan kemudian membaca tulisan sendiri merasa lucu atau memalukan, sehingga tidak jarang membuat jadi malas menulis
7. Memaksakan karakter untuk meniru gaya penulisan orang lain
8. Sulit mengukir kalimat pertama jadi poin judgement bagi diri sendiri kalau anda tidak berbakat menulis
9.dll

Segitu dulu yah,..
Nah,beberapa poin di atas jujur saja sering saya alami..
Saya merasa tidak terlalu pintar menulis, but there`s nothing impossible..ya kan?

Sekarang pembahasan saya balik ke yang pertama tadi..
Yaitu hubungan antara ngeblog dengan kecerdasan..
Ini berhubungan dengan artikel saya sebelumnya “6 kemampuan yang harus diasah”
Di sana saya menjelaskan bahwa menulis adalah the 6th yang perannya sangat besar untuk mengoptimalkan otak. Menurut saya Menulis, adalah metode terbaik dalam mengecek kembali semua informasi yang telah diinput ke otak. Tidak percaya?boleh dicoba:D
Coba anda tulis tentang seminar yang baru saja anda ikuti, atau menyimpulkan hasil kerja hari ini, atau mungkin cukup dengan kegiatan anda hari ini..
Gimana?
Jika anda merasa sulit untuk mengekspresikannya dalam bentuk tulisan, saya khawatir, karena bisa jadi anda memang tidak paham dengan apa yang telah anda lakukan:D. Anda hanya melakukan sesuatu, mengabiskan waktu untuk hal itu..dan kemudian berlalu begitu saja tanpa anda paham dengan apa yang telah anda lakukan.
Bisa jadi sebenarnya informasi-informasi dari kegiatan yang telah anda lakukan sudah masuk ke dalam otak..akan tetapi, informasi tsb belum berurut, atau mungkin ada beberapa moment yang memang hilang karena anda ngantuk dan hilang konsentrasi..info2 tersebut perlu ada rapikan, salah satu caranya ya dengan menulis tadi..ada kembali mereview apa yang sudah anda lakukan, anda urutkan..dan yang terakhir, anda masukkan ke dalam LONG TERM MEMORY otak anda, tahap inilah info menjadi suatu ilmu yang mencerdaskan anda.

Ngeblog yang notabene adalah aktivitas yang banyak menulisnya, bagi saya adalah metode yang sangat tepat untuk belajar dan meningkatkan kecerdasan.

Dan orang-orang yang mampu secara kontinyu melakukannya dan dengan isi yang `bernilai`, tentu mereka adalah seorang pembelajar yang cerdas..

Semoga bermanfaat,

Bekasi, 10 april 2011
Gagat sukmono

Yang cerdas,yang survive di tengah perkembangan informasi yang dahsyat

Beberapa bulan ini saya mencoba meresapi kembali keadaan dunia dalam sebuah sistem kecil.

Sistem kecil ini lebih memudahkan saya untuk menilai secara garis besar keadaan yang ada.Think out of the box.

Orang banyak menyebut era saat ini sebagai borderless era,masa di mana tidak ada pembatas lagi antara suatu tempat dengan tempat yg lain,antar negara atau antara dunia belahan utara dengan dunia belahan selatan,

semua itu bisa terjadi berkat adanya internet.

Di negara maju seperti jepang,internet bukan lagi materi yang asing,bahkan kebutuhan akan internet sudah hampir setara dengan kebutuhan akan makanan.Menakjubkan..

Perkembangan pemakaian internet yang pesat dari hari ke hari di seluruh penjuru dunia,menyebabkan perkembangan informasi membludak dahsyat,ada saja info baru setiap detiknya.Karena ibaratnya berita dari seluruh pelosok dunia,pelosok kehidupan manusia,dengan mudah dishare melalui internet.

Perkembangan informasi yang dahsyat ini membawa efek perkembangan pola pikir manusia secara dahsyat pula.Setiap hari ada saja  teknologi baru,penemuan baru,terobosan baru,dll.

Internet,tidak berlebihan kalau menyebutnya sebagai,”agen perubahan peradaban manusia”.

Perkembangan informasi yang dahsyat ini,jika dipandang lebih cermat,tentu efek negatifnya juga tidak sedikit,salah satunya adalah “persaingan bebas yang borderless”atau kita bisa menyebutnya sebagai “hukum rimba”.Tetapi bedanya saat ini yang kuat bukan yang berotot kuat,tapi yang kuat adalah yang pintar,yang cerdas yang bisa tidak hanya work hard tapi juga work smart.

Jadi intinya untuk bisa survive,untuk bisa exist sebagai manusia merdeka di era ini adalah dengan “mencerdaskan diri” dengan belajar banyak hal.

mari cerdaskan diri kita

Gagat sukmono

6 kemampuan yang Harus diasah untuk Mengoptimalkan kerja Otak

gats1

Pembahasan kali ini cukup high tension,dan sangat penting untuk dicatat,bacalah dengan rileks,tapi serius ya:)

Well,langsung saja..

Kali ini saya ingin berbagi tentang 6 kemampuan yang sangat penting untuk kita asah dalam mengoptimalkan kerja otak kita..

Sebenarnya apa saja yang perlu kita asah?

Kita urutkan ya..

1.Kemampuan Mendengar

Usahakan segala sesuatunya dimulai dari mendengar..

Kita mulai first stepnya dari sini ya,terus berlatih agar informasi dan ilmu dapat kita dengarkan dengan baik dan maksimal.Kemampuan mendengarkan yang baik dapat meminimalisir perolehan informasi yang salah maupun kesalah pahaman dalam input informasi.

Next step…yaituu..

2.Kemampuan berfikir

Ini sangat logis khan?setelah anda memperbaiki kemampuan mendengar,anda juga harus mengasah thinking power,kemampuan berfikir..Termasuk di dalamnya menganalisa,think probability atau kemungkinan,berfikir yang logis,tajam dan terpercaya(wah..kayak jargon di tivi..hehe)

Dengan berfikir yang baik,Informasi dan juga ilmu yg telah kita dengarkan,akan semakin efisien menjadi “isi otak”yang bermutu..

Selanjutnya…

3.Kemampuan Membaca

Dalam mencari informasi dan ilmu,mendengarkan saja tidak cukup,apalagi di zaman skrng yang sangaat menuntut kita untuk mandiri termasuk dalam mencari informasi..

It`s better buat kita untuk mempunyai kebiasaan membaca,tidak hanya dari buku-buku tetapi bisa juga dari internet yg kian hari semakin menyajikan bergudang-gudang informasi dan ilmu-ilmu berarti..

Thread ke 3 ini tidak perlu dibahas panjang,kita cukupkan mind set kita dengan “Banyak membaca=banyak ilmu=kerja otak semakin optimal”

Oke,step berikutnya kita harus mengasah..

4.Kemampuan menghafal

Bagaimanapun melimpahnya informasi dan ilmu,baik yg bersumber dari buku maupun internet,menghafal masih sangat sangat diperlukan..

Bisa dibilang ini kebutuhan super primer dalam proses mengoptimalkan otak.

Banyak cases yg memerlukan anda untuk berbicara secara ilmiah,membutuhkan dasar,sumber anda bicara,maupun teori-teori dalam menghadapi permasalahan.Nggak lucu kan,ketika anda menghadapi cases demikian anda harus repot mencari-carinya di buku,atau harus buka internet dulu:D,yah setidaknya anda harus menghafal di mana anda mendapatkan info yang anda peroleh(berupa judul buku,website,perkataan orang,dll).

5.Kemampuan berbicara

Setelah anda mendapatkan informasi dan ilmu dari step-step sebelumnya,anda perlu juga untuk mengasah kemampuan verbal dengan berbicara.Sudah pasti dengan mengasah kemampuan berbicara,pemaksimalan kerja otak akan semakin Up!!

Step ini kita tempatkan ke posisi 5,ini agar apa yang anda bicarakan nantinya “lebih berisi”dan bermutu,karena anda sudah mendapatkan cukup informasi dan ilmu dari step sebelumnya..

Yang terakhir,yaitu..mengasah

6.Kemampuan menulis

Kemampuan menulis ini punya beberapa peran,kalau dilihat dari urutan di sini,menulis berperan untuk mengevaluasi apa yg telah kita dapatkan dari step-step sebelumnya..

Cobalah untuk menuliskan informasi atau ilmu yang sudah kita dapatkan.Saya jamin!jika anda sudah mampu menuliskan info2 dan ilmu yang anda peroleh dengan baik,sudah pasti kemampuan kerja otak anda meningkat dengan suksess!!

Kerja otak anda akan semakin maksimal seiring meningkatnya kemampuan anda di 6 bidang di atas..

Tingkatkan kemampuan satu persatu,ulangi dan ulangi lagi..

Anda sudah bosan?kalau Iya,STOP!untuk bermimpi menjadi yang terbaik!

Gagat sukmono

Jenis-jenis Kecerdasan,Anda termasuk yang mana?

enhanc1 Kalau saya,paling pas punya dua kecerdasan,Interpersonal dan Linguistik..walaupun tidak perfect,tapi jauh lebih dominan di banding yang lain..

Kalau anda bagaimana?coba dicek dulu jenis-jenisnya..

Kecerdasan Spiritual

Biasa juga disebut dengan SQ (Spiritual Quotient). Kecerdasan spiritual adalah kemampuan untuk memahami makna dan nilai tertinggi dalam kehidupan. Orang yang memiliki SQ adalah orang yang memiliki kemampuan dalam mengatur dirinya (self-organizing) dan kemampuan bawaan untuk membedakan antara yang  benar dan yang salah. Orang yang cerdas secara spiritual tidak memecahkan persoalan hidup hanya secara rasional atau emosional saja tetapi ia juga menghubungkannya dengan makna kehidupan secara spiritual. Oleh karena itu, Spiritual Intelligence memungkinkan anak mengetahui hal-hal yang bersifat  intuitif.

Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis memungkinkan anak untuk bisa berinteraksi dengan lingkungan. Selain itu, mereka yang memiliki kecerdasan ini cenderung memiliki kemampuan dalam Mengkombinasi banyak nilai-nilai budaya.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan naturalis adalah berbicara banyak tentang binatang kesayangan, atau lokasi-lokasi alam favorit ketika bercerita di kelas, suka karya wisata di alam, ke kebun binatang atau ke museum purbakala, menunjukkan minat pada mata pelajaran yang berhubungan dengan sains, senang menyiram dan merawat tanaman, suka bermain di kandang kelinci, akuarium, atau rumah kaca, membawa binatang kecil/serangga, bunga, atau benda alam lain ke sekolah untuk dipamerkan kepada teman sekelas atau guru, dapat mengerjakan dengan baik tugas/pekerjaan yang bersinggungan dengan sistem kehidupan (misalnya topik biologi dalam pelajaran ilmu pasti, isu lingkungan dalam pelajaran ilmu sosial), menunjukkan minat pada ekologi, alam, tanaman atau binatang, bergabung dengan pecinta alam atau organisasi penyayang binatang dan menyerukan hak-hak binatang atau perlunya melindungi planet bumi di kelas.

Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal, berhubungan dengan mengerti diri sendiri. Orang-orang ini seringkali mandiri dan senang menekuni aktifitas sendirian. Mereka cenderung percaya diri dan punya pendapat, dan memilih pekerjaan dimana mereka bisa memiliki kendali terhadap cara mereka menghabiskan waktu.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan intrapersonal adalah : menunjukkan kemauan yang keras, memahami dengan baik kekurangan dan kelebihan diri , memberi saran kepada teman yang mempunyai masalah, tidak mengalami masalah jika ditinggalkan bermain atau belajar sendirian, mampu belajar dari kegagalan atau keberhasilan yang pernah dialami, memiliki gaya hidup dan gaya belajar dengan irama tersendiri, memiliki perencanaan diri yang baik, lebih memilih bekerja sendiri daripada bekerjasama dengan orang lain, dapat mengekspresikan perasaan secara akurat dan memiliki penghargaan yang  baik  terhadap diri sendiri.

Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal, berhubungan dengan kemampuan untuk bisa mengerti dan menghadapi perasaan orang lain. Orang-orang ini seringkali ahli berkomunikasi dan pintar mengorganisasi, serta sangat sosial. Mereka biasanya baik dalam memahami perasaan dan motif orang lain.

Cirri-ciri lain dari kecerdasan interpersonal adalah : suka bersosialisasi dengan teman seusianya, berbakat menjadi pemimpin, menjadi anggota klub, panitia, atau kelompok informal di antara teman seusianya, mudah bergaul , senang mengajari anak-anak lain secara informal, suka bermain dengan teman seusianya, mempunyai dua atau lebih teman dekat, memiliki empati yang baik atau memberi perhatian lebih kepada orang lain, banyak disukai teman dan dapat memahami maksud orang lain walaupun tersembunyi.

Kecerdasan Musikal

Kecerdasan musikal, berkaitan dengan musik, melodi, ritme dan nada. Orang-orang ini pintar membuat musik sendiri dan juga sensitif terhadap musik dan melodi. Sebagian bisa berkonsentrasi lebih baik jika musik diperdengarkan; banyak dari mereka seringkali menyanyi atau bersenandung sendiri atau mencipta lagu serta musik.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan musikal adalah : dapat menunjukkan nada yang tidak sumbang (dalam bernyanyi atau memainkan alat musik), memiliki suara yang merdu, mampu memainkan alat musik atau menyanyi bersama paduan suara atau kelompok, memiliki cara berbicara dan atau bergerak yang berirama, bersenandung tanpa sadar, menyanyikan lagu yang tidak diajarkan di kelas, bersemangat ketika musik dimainkan, mengetuk-ngetuk meja berirama saat sedang bekerja dan peka pada bunyi-bunyian di sekitar (misalnya; rintik hujan, suara klakson, dll).

Kecerdasan Kinestetik

Kecerdasan tubuh-kinestetik, berhubungan dengan pergerakan dan keterampilan olah tubuh. Orang-orang ini adalah para penari, aktor, para pengrajin dan atlet. Mereka memiliki bakat mekanik tubuh dan pintar meniru mimik serta sulit untuk duduk diam.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan kinestetik adalah : selalu bergerak, mengetuk-ngetuk atau gelisah ketika duduk lama di suatu tempat, dapat membedakan materi penyusun dari barang yang disentuhnya (apakah terbuat dari kayu, besi, plastik, dll), suka bekerja dengan tanah liat, atau pengalaman yang melibatkan sentuhan tangan lain (misalnya, melukis dengan menggunakan jari), suka menari, berlari, melompat, gulat, atau kegiatan yang melibatkan gerakan motorik kasar lainnya, mampu menunjukkan kemahiran dalam bidang keterampilan, misalnya pertukangan, menjahit, atau memiliki koordinasai motorik halus yang baik dalam hal-hal lain, mampu mengekspresikan diri secara dramatis (seperti akting, pantomim, dll), suka membongkar-pasang barang dan lebih pandai dalam permainan gerak (lompat tali, kelereng, lari benteng, dll) dibanding teman seusianya.

Kecerdasan Spasial

Kecerdasan spasial, berhubungan dengan bentuk, lokasi dan membayangkan hubungan di antaranya. Orang-orang ini biasanya menyukai perancangan dan bangunan, disamping itu orang-orang dengan kecerdasan spatial pintar membaca peta, diagram dan bagan.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan spatial ini adalah : cepat menangkap bentuk dari gambar abstrak, suka berimajinasi yang melampaui teman sebayanya, pandai menggambar, lebih mudah belajar dengan gambar daripada teks, suka kegiatan seni grafis, lukis, seni patung dan desain, dapat membuat konstruksi tiga dimensi yang menarik, suka mengerjakan puzzle, labirin, atau kegiatan visual sejenis lain. membuat corat-coret di buku kerja, kertas, atau bahan-bahan lain dan bisa memahami gambar dilihat dari sudut pandang yang berbeda (misal; tampak atas, tampak samping, tampak depan, dll).

Kecerdasan Matematis-Logis

Kecerdasan Matematis-logis berhubungan dengan pola, rumus-rumus, angka-angka dan logika. Orang-orang ini cenderung pintar dalam teka-teki, gambar, aritmatika, dan memecahkan masalah matematika, mereka seringkali menyukai komputer dan pemrograman.

Ciri-ciri lain dari kecerdasan ini adalah : banyak bertanya tentang cara kerja suatu hal, suka bekerja atau bermain dengan angka, lebih tertarik pada game matematika dan komputer dibandingkan permainan lain, suka mengerjakan teka teki logika atau soal-soal angka yang sulit, suka dan memperoleh nilai tinggi dalam pelajaran matematika, sering melakukan percobaan mengenai ilmu pasti, pada saat pelajaran maupun pada waktu luangnya, suka membuat kategori, hierarki, atau pola logis lain, suka permainan catur, main dam, atau permainan strategi lain, mudah memahami rumus dan cara kerjanya serta tepat dalam mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari dan pandai menggunakan pengetahuannya dan memberi pendapatnya untuk memecahkan persoalan sehari-hari.

Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan Linguistik berkaitan dengan kemampuan bahasa dan dalam hal  penggunaannya. Orang-orang yang berbakat dalam bidang ini senang bermain-main dengan bahasa, gemar membaca dan menulis, tertarik dengan suara, arti dan narasi. Mereka seringkali pengeja yang baik dan mudah mengingat tanggal, tempat dan nama.

Selain itu, ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan cirri khas pada kecerdasan ini yaitu : mampu menuliskan pengalaman kesehariannya/pendapatnya secara lebih baik dibandingkan anak seusianya, memiliki kosa kata yang banyak dibandingkan anak seusianya dan menggunakannya dengan tepat, banyak membaca (buku, koran, majalah, artikel di internet, dan lain sejenisnya), banyak memberikan pendapat, masukan, kritikan, pada orang lain, mengeja kata asing dan baru dengan tepat, suka mendengarkan pernyataan-pernyataan lisan (cerita, ulasan radio, buku bersuara), menyukai pantun, permainan kata, serangkaian kata yang sukar diucapkan dan suka bercerita panjang lebar atau mampu menceritakan lelucon dan kisah-kisah.

Pembagian ini saya copy dari website pusat keberbakatan Psikologi UI

picture http://www.publicspeakingskills.com/pages/courses/enhancing-your-presentation-skills.htm

Pesan Kenichiro Mogi”otak itu bisa berubah”

mogiKenichiro Mogi,seorang Ahli neurologi jepang yang banyak meneliti tentang kerja otak dan cara-cara untuk mengoptimalkannya.

Di akhir mengisi acara di NHK Tv beliau berkomentar cukup menarik:

(terjemahan)

Otak itu bisa berubah,bisa mengalami kemajuan setiap harinya.Hal ini sangat penting untuk diketahui bersama.Kalau saja menyebut kemampuan otak itu satu,maka saya mengatakan bahwa “kemampuan otak adalah berubah“.Jadi,kalau bisa jangan menjudge diri sendiri terlebih dahulu.Jangan merasa sudah tahu bahwa diri kita tipenya”seperti ini”atau”seperti itu”.Mungkin lebih baik kita merasa hingga saat ini belum juga mengetahui tentang diri kita,dengan itu kita lebih mudah untuk mengoptimalkan kemampuan otak.Saya juga berpikir bahwa saya tidak mengetahui diri saya sendiri hingga kapanpun

Gagat sukmono

Mahasiswa