SAKURA Japanese Learning Center, Bekasi

Home » 2008 » April

Monthly Archives: April 2008

Advertisements

Cerita Tentang tanggapan terhadap psikologi,dll.

Cerita yang satu ini sudah terjadi beberapa bulan yang lalu,kurang lebih dua bulan yang lalu.

Seru sekali,

kebetulan senior saya yang seorang sarjana psikologi saya ajukan pertanyaan,atau lebih tepatnya saya meminta tanggapannya selaku psikolog terhadap tanggapan sebagian orang yang menyatakan bahwa psikolog itu kerjaannya orang gila,atau psikologi itu ga bener,dan segala macemnya..

Wah..dituduh semena-mena seperti itu,sang sarjana ini tentunya tidak menerima,

Dalam kapasitasnya sebagai seorang psikolog dan juga seorang muslim yang baik beliau menuturkan tanggapannya tentang tanggapan sebagian orang yang lain yang “memvonis”psikologi sedemikian rupa.

Pembicaraannya yang cukup panjang memang tidak bisa saya serap persis detail sesuai dengan apa yang diucapkannya,namun intinya tentu dapat saya tangkap..

kira-kira begini:Realitanya orang-orang yang menganggap psikologi sebagai ilmu yang tidak baik adalah orang yang tidak berlaku subjektif dalam menilai,kalau dibahasa majaskan istilahnya pars prototo,menggunakan sebagiannya untuk menyebutkan keseluruhan.Pada intinya diakui dalam ilmu psikologipun ada hal-hal yang menyimpang(ini memandangnya sesuai syariat yang bener lho) contohnya saja,menggunakan musik dalam pertumbuhan otak anak kecil,memang sudah diketahui secara umum bahwa dalam syariat yang benar mendengarkan musik adalah terlarang,namun..teori tentang musik ini semata-mata memang benar-benar sudah dibuktikan oleh ilmuwan psikolog bahwa dengannya pertumbuhan otak seorang bayi akan cepat dan pesat.Teori yang dibuktikan dengan alat dan juga data-data yang diperolehnya.

Nah..yang disayangkan oleh senior saya ini,mengapa para orang yang “memvonis”tadi itu tidak terjun dulu membuktikan bahwa ada cara lain yang lebih baik daripada mendengarkan musik,misalnya saja seseorang bayi sejak bayinya selalu diperdengarkan murottal atau kajian-kajian tertentu,atau cara lain yang bisa mematahkan tentang teori pentingnya musik dalam pertumbuhan otak manusia.Tidak semata-mata mematahkan sebuah teori dan kemudian membombardir hingga sampai menyalahkan bidang ilmunya.

Di segi yang lain,kalaulah psikologi itu bukan bidang ilmu yang dibenarkan dan kemudian harusnya ditiadakan,lantas siapa yang mampu mengobati depresi anak kecil yang menjadi sangat takut dengan manusia dikarenakan kehilangan orang tuanya di saat bencana tsunami di aceh melanda?atau siapakah yang mampu mengobati depresi orang yang telah hidup dalam dunia khayalannya?Siapakah yang mengobati mereka,yang mampu menyelesaikan masalah mereka selain melalui tangan psikolog?

Jadi,bidang ilmu itu terlepas dari psikologi atau apapunlah tergantung dari siapa yang memakainya,seorang psikologpun kalaulah dia tahu akan kaidah beragama yang benar maka ilmunya insyaAllah akan bermanfaat.Sebaliknya seorang teknisipun atau dokterpun yang jelas-jelas bidangnya diperbolehkan kalaulah orang yang menguasainya tidak memiliki kaidah yang benar dalam beragama maka tetap saja mereka akan banyak melakukan maksiat..

Kesimpulannya:

  • Untuk menilai sesuatu,berusahalah sesubjektif mungkin dengan melihat keadaan yang sebenarnya
  • Ilmu itu tergantung siapa yang memakainya.
  • Janganlah cepat-cepat memvonis segala sesuatu padahal yang kita miliki masih minim

……………………………maaf kalau penyampaiannya masih amburadul,tulisan ini jangan dijadikan referensi untuk hal apapun,jadikanlah hanya sekedar masukan.

Gagat sukmono,owner1 toko shafiyya,founder TEM

Advertisements

NggAk SekAdar NgaMpUS

Nggak sekadar ngampus tulisannya Mas Bambang Q Anees ini memang topp banget(bukan promosi lho).Isinya sangat menyentuh hati.Lebih pasnya membuat telinga jadi pedes,dan dada jadi deg-degan..he..he.Buku ini bukan cerpen ataupun sejenis novel,tapi merupakan suatu bentuk penuturan opini tentang keadaan dunia “kegelapan”mahasiswa dalam realita yang ada yang kemudian dibarengi dengan pencahayaan alias tips agar kuliah tidak hanya sekadar ngampuss..

Baru permulaan isinya saya baca,namun panasnya sudah terasa,

Misal saja nukilan tulisan Andrias Harefa yang dimuat dalam buku tsb.

Lalu apa gunanya sekolah dan universitas kalau kita akhirnya hanya memproduksi beo-beo seperti para doktor pertanian yang tidak mampu membuat “jambu indonesia”atau “durian indonesia”,tetapi hanya membuat segala hasil-hasil pertanian serba Bangkok?………..

………Tidakkah sekolah dan universitas juga hanya mampu melahirkan sarjana-sarjana,bahkan belakangan juga doktor,yang bisanya cuma menjiplak hasil karya orang lain?Bukankah kita telah lama tahu bahwa sebagian besar sarjana kita tidak pernah menghasilkan karya tulis serius setelah diwisuda(bahkan juga para doktor dan profesor hanya sesekali menulis di media cetak untuk dapat disebut “pakar”.

Bagaimana?seru bukan?

Belum lagi nukilan dari tulisannya YB Mangunwijaya,tentang opininya sendiri mengenai memerdekakan manusia pegawai,menjadi manusia swasta.

Nukilan itu intinya begini,realita yang ada dunia pendidikan saat ini telah jatuh kepada power system yang justru mendidik manusia-manusia untuk menjadi “kuli babu” atau “panda-panda dalam sirkus”,bukan mendidik manusia yang kreatif.

Kalau memang tempat kuliahmu justru mendidik untuk menjadi kuli babu,jangan berkecil hati dulu,jadikanlah kuliahmu itu sebagai penyemangat dan kemudian disiplinkanlah dirimu sendiri agar kamu lebih bebas dan berfikir kreatif tidak terkekang dalam koridor yang sudah disediakan.

Itu semua bisa dicapai kalau kamu tidak kuliah hanya sekedar ngampus!!

hehe…kira-kira begitu isinya:D

Memulai dengan “?”(tanda tanya)

Memulai dengan tanda tanya adalah awal dari peningkatan kemampuan untuk mendapatkan informasi.

Saya jadi kembali teringat setelah membaca tulisan seorang jurnalis jepang,Ikegami Akira.Dia mengulang kembali tips yang pernah saya baca di blognya Pak Roni Yuzirman(Founder TDA).Bedanya,Ikegami Akira menjabarkan tips dalam konteks yang lebih luas.Sebagai seorang businessman mengumpulkan informasi untuk menutup kelemahannya adalah sangat penting.Sehingga kemampuan untuk mendapatkan dan menguasai informasi yang kita butuhkan juga sangat penting.Tanda tanya(?) adalah start point untuk mengasah kemampuan memperoleh informasi,begitulah Ikegami Akira menjelaskan dalam kolom Asahi Newspaper.Dari info-info yang bertebaran apa saja yang kita butuhkan,dari situ apa yang tidak kita ketahui kembali kita periksa info lengkapnya dan kemudian kita aplikasikan dalam bentuk transfer ilmu.

Pak Roni Yuzirman,menjabarkan tips untuk mendapat informasi dengan bahasan yang lebih terperinci,yaitu memulai segala sesuatu dengan kata tanya”Bagaimana?”.Sehingga kita lebih terfokus untuk memperoleh apa yang kita butuhkan.Misalnya”bagaimana caranya saya bisa mendirikan usaha tanpa modal?”maka alaminya otak atau mindset kita akan lebih terarah untuk mencari solusi untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Dua-duanya tidak jauh beda,dan tetap sama-sama mantap,tips yang benar-benar membuka pemikiran untuk lebih terbuka dan lebih teratur…

Silakan mencoba..

Gagat sukmono

founder TEM,owner1 toko shafiyya.

Merubah diri dulu..khan?

Keinginan yang menggebu tak jarang membuat kita selalu ingin memperoleh apa yang kita inginkan dengan terburu-buru.Suksesnya lagi,sikap terburu-buru itu juga dibarengi langkah yang tidak beraturan.Menginginkan sesuatu dari ruang lingkup yang besar,misalnya selalu terfokus ingin merubah negara dahulu,kemudian baru berencana untuk mengarah ke hal yang lebih kecil.Padahal seyogyanya itu adalah hal yang terbalik.

Penuturan yg dinukil dari mukadimmah buku Manajemen Kecerdasan tulisannya mas Taufiq Pasiak memang sangat pas…

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,

Aku bermimpi ingin mengubah dunia.

Seiring dengan bertambahnya usia dan

kearifanku,

Kudapati dunia tak kunjung berubah.

Maka cita-cita itupun agak kupersempit,

Lalu kuputuskan hanya untuk mengubah

negeriku.

Namun,tampaknya hasrat itupun tiada hasil.

Tatkala usiaku makin senja,

dengan semangatku yang masih tersisa,

Kuputuskan untuk merubah keluargaku,

Orang-orang yang paling dekat denganku.

Sayangnya,merekapun tak mau diubah.

Kini,sementara aku berbaring menunggu ajal

menjelang,

Tiba-tiba kusadari:

Andaikan yang pertama-tama kuubah adalah

diriku,

Maka dengan menjadikan diriku teladan,

Mungkin aku bisa mengubah keluargaku.

Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,

Bisa jadi akupun bisa memperbaiki negeriku.

Kemudian siapa tahu,aku bahkan bisa

mengubah dunia.

Merubah diri sendiri dahulu,tentulah cara yang sangat bijak jika anda ingin merubah orang-orang di sekeliling anda.Kuatkanlah diri anda dengan konsistensi terhadap apa yang anda lakukan,karena yakinlah itu adalah satu-satunya cara cepat yang bisa anda tempuh untuk merubah sekeliling anda.

Bukankah begitu?

Success is my destiny

Hidup makmur,keluarga yang bahagia dan kemudian masuk surga,siapa sih yang tidak mendambakannya?

Allah menjadikan kesuksesan itu sebagai sebuah hak untuk setiap insan.Manusialah yang kemudian diberi kesempatan untuk memilih,meraihnya atau hanya membiarkan hak itu berlalu begitu saja.

Kesempatan itulah yang Allah jelaskan dalam surat Ar ra`d ayat 11.Allah akan merubah nasib manusia,jikalau manusia itu mau merubahnya sendiri..

Tentunya banyak hal dan persiapan yang harus dilakukan untuk meraih kesuksesan yang sejati,semua itu bisa kita dapatkan dengan menuntut ilmu-menuntut ilmu agama yg benar tentunya akan lebih menyelamatkan-menuntut ilmu dunia tentu saja tidak dilarang selama hal itu akan bermanfaat untuk kesejahteraan umat.

Kemudian belum sempurna apa yang anda ketahui setelah menuntut ilmu sebelum anda benar-benar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.Pepatah yang sudah mashur knowledge is power saja ternyata belum cukup,yang sejati akan menghasilkan kekuatan adalah applied knowledge,ilmu yang diterapkan.

…selangkah demi selangkah…

…..sejumput demi sejumput……

Mari bergegas melangkah tuk menggapai kesuksesan yang sejati!!

Pesan ini disponsori oleh:…….gagat desu:D

Curhat:Masa depan dan segenggam asa

Tulisan kemarin

Belajarmenulis

Senangnyaa rasa hati mendengar kalau ternyata mulai hari ini kegiatan kampus libur hingga dua pekan kedepan.

Ntah kenapa hati selalu senang mendengar kata”libur”..mungkin saja pertarungan sengitku di hari-hari sekolah dulu masih begitu terasa menjemukan,maklum saja ketika masa-masa penuh pertumbuhan di saat itu,aku sudah terlalu sering dijejali hal-hal yang penuh ketegangan di hari-hari biasa.He..he..ga penting sih sebenarnya,hanya saja aku baru ingat ternyata pelajaran sejarah,geografi dan juga fisika yg sering ada di jam2 terakhir memang buatku merasakan hari minggu ibarat taman penuh suka cita..:dDan hingga saat inipun,secara alami hari libur akan selalu membwtku tersenyum manis..:D

Libur gini enaknya ngapain yah..?aku tersenyum sambil terus saja berjalan menuju kamarku yg hanya berukuran kurang lebih 3x7m2,..

Mulailah kususun acara untuk bersantai ria.Tidur lagi sehabis sholat subuh, dan bangun saat kamar sudah terasa begitu terang oleh sinar mentari yang sudah sampai puncak teriknya,sarapan siang sambil menikmati tontonan tivi,bersantai ria di depan komputer sambil surfing-surfing yang ga jelas,ditambah sedikit susunan acara buat fisik,bisa maen bola,angkat barbel di kamar,push ap dan macem-macem tergantung mood.

Tidak berselang lama akhirnya aku tiba di kamar.Jarak ke kampusku memang dekat hanya butuh jalan kaki 5 menitJ.

Yap..kembali aku dihidangkan dengan pemandangan yang miris dan menyayat hati(hehe..terlalu berlebihan).Aku bingung menemukan kata yang pas untuk menggambarkan betapa berantakannya kamarku,bayangkan saja space yg tersedia hanya lorong sempit di antara tumpukan barang untuk menuju ke kamar mandi dan dapur,lalu space untuk sholat satu orang dan tempat untuk menggelar kasur yang disudut2nya berserak tumpukan pakaian bersih dan kotor yang mungkin sudah bercampur.Kamarku kali ini memang berbeda dengan tahun sebelumnya,lemari hanya satu-satunya ruang untuk menyimpan sesuatu di kamar ini,itupun tidak terlalu besar,padahal barang dari tahun ke tahun semakin menggunung.Alhasil kardus berisi barang-barang yang tak terpakai aku biarkan teronggok tak beraturan,sampah yang sudah menumpukpun tak sempat-sempat juga aku buang,karena seringnya aku lupa untuk membuangnya dipagi hari jadwal pembuangan sampah.

Terima sajalah apa adanya..

Keadaan kamar seperti ini memang sangat mendukung rencana-rencana bersantai ria yang sempat kususun di perjalanan pulangku tadi..

Sesaat lamanya mataku terpaku melihat deretan buku-buku kitab agama yang berjajar teratur di rak buku ku,

dalam diamnya buku-buku itu ternyata mampu bercerita,..

Terngiang kembali sebuah hadits sabda Nabiku yang mulia:

Terdapat dua nikmat yang banyak manusia tertipu pada keduanya,yaitu:kesehatan dan waktu luang(Al hadits)

Seketika itu aku memikirkan kembali rencana bersantai ria yg sudah kususun sebelumnya..

Segeralah kuenyahkan keinginanku tadi,walaupun sebenarnya aku masih bingung dengan apa yang akan kukerjakan pagi ini tapi aku tetap berusaha untuk mengingkari rencana bersantai ria yang hampir saja menipuku.Tapi syukurlah aku segera tahu apa yang harus aku perbuat,hanya tinggal menempatkan diri seperti kegiatan hari-hari biasa saja,yang aku rasa sudah cukup mendingan,walaupun ga bisa dibilang terlalu rajin.

Kebiasaan tidur setelah sholat subuh,alhamdulillah sudah bisa aku hilangkan sejak beberapa bulan belakangan ini kecuali badan dan mata ini memang benar-benar sudah menuntut haknya untuk diistirahatkan.Kelelahan pagi yang muncul karena sebenarnya aku juga masih sering betah untuk bergadang hingga larut malam bahkan kadang hingga menunggu waktu subuh,dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lainnya seperti sekarang.

Lantas kapan istirahatnya?he he..Abis sholat isya.Biasanya sehabis sholat isya-karena mungkin terlalu lelah seharian-kantukpun tak dapat kukendalikan..

kudapati diriku tak lagi merasakan detik waktu

saat kusadar alam mimpi telah jauh membawaku

Setelah tersadar kembali,tidak jarang jarum jam sudah menunjuk area 2 dini hari.Saat kudapati mata masih terasa berat segera kujamah remote,kumatikan tivi yg kadang sudah habis jam siarannya,kutarik saklar lampu hingga nyalanya remang-remang,lalu aku kembali membuaikan diri ke alam mimpi.

Sering juga kudapati mata ini terasa segar saat terbangun tengah malam,namun tetap saja enggan beranjak dari kasur yang sudah hangat,..tidak banyak yang kuperbuat tengah malam kecuali aku kembali berkelana di dunia tanpa batas(internet).Kusentuh lagi laptop yang mungkin sudah seharian belum kumatikan.Situs demi situs,blog demi blog selalu banyak yang kujelajahi,tontonan juga sering aku nikmati.Aku begitu menikmatinya..mungkin ini sudah menjadi hobi baruku.

===================================================================

Suatu ketika istriku menegurku”mas,kok bacanya blog terus sih”..diwaktu yang lain “mas lagi nontonin film apa?”..hmm..emosiku sesaat meninggi karena aku mendengar nada sindiran dan kecewa di kalimatnya itu padahal aku merasa tidak sedang membaca sesuatu yang sama sekali tidak bermanfaat,

Setelah melihatnya aku kembali bisa menguasai diri”oh..sebenarnya dia tidak melihat dan tidak tahu apa yang sedang kubaca dan kulihat”..tentunya akupun tidak mau gegabah karena mungkin saja yang kulakukan itu ternyata salah..

Istriku.kamu jangan marah dulu donk

kalau kamu tahu pagi itu aku membuatkanmu segelas susu itu karena terinspirasi tulisan Helvy Tiana Rosa yang menuturkan pentingnya menjaga nyala cinta dalam keluarga.^o^

Aku khawatir istriku menyangkaku yang tidak-tidak dengan kegiatanku di depan laptop, maka suatu ketika aku menjelaskan dan bertukar pendapat dengannya

Sayang,…masmu ini setelah tamat kuliah ingin buka usaha sendiri,kalau memungkinkan mas juga akan mendirikan perusahaan kecil-kecilan”Terdengar suara anggukan tanda mengerti di seberang sana.

Akupun kembali melanjutkan penjelasanku”mas pengen nantinya mas punya kerjaan yang ga terlalu mengikat-seperti kerjanya pegawai kantoran-,jadi mas bisa punya banyak waktu untuk dihabiskan bersama keluarga dan tentunya mas juga bisa punya banyak waktu buat ngaji bareng adek dan juga anak-anak kita.”..

”iya mas”jawabnya singkat.

Usaha kedai kecil saja sebenarnya insyaAllah cukup buat keluarga kita,tapi di sisi lain mas juga punya amanah,demikian juga dengan adek..kita udah disekolahkan ke sini tentunya dengan harapan kita bisa menjadi manusia yang lebih berguna terutama untuk daerah kita,ya khan?amanah yang memang ga tertulis tapi tentunya kita akan dimintai pertanggung jawaban nantinya di hadapan Allah.jadi yang mas maksudkan,disamping mas pengen buka usaha sendiri mas juga pengen bisa bermanfaat untuk masyarakat walaupun kecil.”Sesekali istriku mengucapkan kata pendek menandai kalau dia masih mendengarkanku..lalu terus saja aku lanjutkan penjelasanku

Untuk itu tentunya mas akan memikirkan bentuk usaha dengan skala yang agak sedikit besar yg sudah pasti membutuhkan pengetahuan mengenai ilmu ekonomi,bisnis,manajemen dan juga yang lain,namun kenyataannya sekarang mas belum banyak tahu tentang itu,ditambah lagi mas ga ngambil jurusan itu.Jalan keluar satu-satunya yang terpikir sama mas saat ini ya belajar sendiri,belajar lewat internet,cari ebook gratisan,beli buku yang murah,walaupun ga banyak tapi alhamdulillah mas ngerti sedikit demi sedikit.Adek jangan salah paham dulu,mas ngelakuin ini bukan karena mas sudah terpikat oleh dunia dan melupakan ilmu-ilmu agama,enggak kok..mungkin memang benar kalo jam membaca almanhaj banyak berkurang,membaca kitab agama juga berkurang,tapi sebenarnya yang mas pikirkan ya yang seperti mas bilang tadi.Sekarang kegiatan mas selain membagi waktu buat adek dan raisha,mas juga berusaha membagi waktu untuk mencari bekal ilmu untuk usaha nantinya,semoga adek ga salah pengertian..gimana menurut adek?“..kali ini aku menjelaskannya panjang lebar,sesekali dia menyahut memberi tanda kalau dia mendengar di sela-sela penjelasanku.

Alhamdulillah penjelasan panjangku tadi mudah dia terima,dan akhirnya sesungging senyum kembali menghiasi wajahnya..

================================================================

Balik ke cerita keseharianku…

Menjelajahi dunia tanpa batas ini memang ga ada matinya,ada saja hal menarik yang kudapati di sana,kalaulah tidak karena perut keroncongan,atau tiba tiba teringat tagihan HP yang sudah harus dibayar,atau karena harus ngerjain tugas kampus sudah bisa ditebak aku pasti enggan untuk ninggalin laptopku.Tapi syukur alhamdulillah aku masih inget untuk sedikit olah raga,walopun ga rutin tapi lumayan sering,minimal lari beberapa keliling lapangan bola.

Kadang aku sering mikir sendiri,apakah duniaku sesempit ini?pergaulan yang ga luas,jarang melongok kisah di dunia nyata…

namun aku segera menggumam,yahh..semuanya ga bisa dipaksakan,daripada aku bergaul dengan orang2 jepang yang kemudian mengajakku cekakak cekikan menemani mereka berfoya-foya sambil mabuk-mabukan,atau harus menghamburkan uang untuk berbelanja barang yg ga perlu,mendingan aku memaksimalkan kegiatan positif yg bisa aku perbuat sekarang,iya khan..?

…Tapi bagaimanapun juga manusia mempunyai cara tersendiri untuk menjalani kehidupannya,selama itu ga menyalahi aturan agama tentunya sah-sah saja khan..

Biar ga menyalahi aturan agama,pastinya kita harus tahu aturan yang sesungguhnya dan itu ga akan didapatkan kalo kita ga belajar..

……………..

Hidup Adalah Perjuangan. Tiada kesuksesan yang diraih tanpa perjuangan. Tiada keberhasilan sejati tanpa keringat dan air mata.

Kejeniusan tidaklah cukup tanpa disertai kerja keras.

Berani Mencoba Jangan mengukur dan mengeluhkan tingginya sebuah gunung sebelum Anda mencoba mendakinya, Karena begitu Anda telah mencapai puncaknya,

Anda akan mengatakan betapa rendahnya gunung tersebut–(hatibening.com)–

No action nothing happen,take action miracle happen(Tung Desem Waringin)

Mari kita saling bahu membahu membangun negeri–>duuh bahasanya iklan banget seeyy..kaku euy

Sekian curhatnya

The secret,Kepercayaan dan Saya

The secret,buku yang ditulis oleh Rhonda byrne ini memang cukup menggema di hampir seluruh dunia.Buku yang memuat tentang sebuah rahasia yang menjadi kunci bagi orang-orang sukses di masa lalu,rahasia yang terkenal dengan sebutan The law of attraction atau dalam bahasa jepangnya dikenal dengan istilah Hikiyose no housoku.Sebuah hukum yang memaparkan bahwa kita akan mendapatkan segala sesuatu yang kita pikirkan dan kita rasakan.Pikirkanlah hal-hal yang kita inginkan saja karena pasti itulah yang akan kita dapatkan.

Buku yang juga disajikan dalam bentuk film ini memang sangat menarik,kepiawaian penulis menyajikannya dengan cara yang tidak terkesan menggurui pembaca juga merupakan salah satu faktor besar sehingga bisa diterima di seluruh dunia.Hingga dicetak versinya dalam bahasa jepang penjualan buku The secret ini sudah mencapai hampir 9 juta eksemplar.wow..amazing.

“The secret,pemaparan yang terlalu berlebihan”sekiranya itulah pandangan yang saya utarakan dalam konteks sebagai seorang muslim yang tetap mengedepankan pola pikir islam dalam memandang segala sesuatunya dalam kehidupan ini.Pemaparan dalam buku tersebut sangat mengesankan tentang pemikiran-pemikiran yang mengesampingkan bahkan sama sekali tidak menghiraukan adanya kekuatan Maha dahsyat yang menentukan segala sesuatu dalam kehidupan kita,yaitu kekuatan Allah azza wa jalla.Yang tentunya pemikiran seperti itu sangat bertentangan dengan cara berfikir yang dominan pada diri saya.Bagi saya The secret tak lebih dari kumpulan hukum-hukum sederhana.Anjuran untuk positive thinking dan selalu optimis dalam menjalani hidup.Piawainya seorang penulis ternyata mampu menyulap sesuatu yang sederhana menjadi tumpukan batu permata yang berkilau.Editor,designer,marketer,dan krunya sudah pasti juga terlibat dalam menyajikan the secret tsb.

Pada dasarnya apa yang dipaparkan memang cukup masuk akal,karena pada umumnya-baik secara sadar maupun tidak-manusia pasti akan selalu mengarah ke arah yang dipikirkannya.Oleh sebab itu,enyahkanlah pikiran-pikiran yang selalu dilanda kekhawatiran dan ketakutan,gantilah dengan sesuatu yang mengasyikkan dan menyenangkan saja.Kira-kira demikianlah inti dari apa yang dipaparkan dalam The secret.

“Adanya ketentuan Allah dalam perjalanan hidup manusia”

Kepercayaan inilah yang membedakan pemikiran saya sebagai seorang muslim,dengan apa yang dipaparkan dalam the secret.